Senin, 13 Februari 2017

Waktu mustajab untuk berdoa

Adakalanya seseorang itu menginginkan sesuatu. Namun sesuatu yang kita inginkan itu belum bisa terwujud. Mungkin kita akan terus berusaha untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Kita akan melakakukan berbagai macam cara untuk mewujudkan keinginannya itu dengan usaha.
Selain usaha, kita sebagai manusia di anjurkan untuk berdoa. Jadi tidak hanya dengan usaha cita-cita kita bisa terwujud, namun dengan berdoa juga.

Terkadang, walau kita sudah berikhtiar, berusaha dan berdoa. Adakalanya sesuatu yang kita inginkan itu belum bisa terwujud juga. Untuk itu kita perlu yang namanya tawakal.
Apakah tawakal itu? Tawakal adalah menyerahkan segala urusan sepenuhnya kepada Allah. Karena semua keputusan terkabulnya doa semua ada di tangan Allah. Jadi kita sebagai manusia biasa hanya bisa bertawakal.

Namun janganlah kita berputus asa jika sesuatu yang kita inginkan itu tidak juga terkabul. Karena Allah sudah berjanji akan mengabulkan semua doa orang yang berdoa padanya. Namun doa itu ada yang langsung di kabulkan, ada doa yang terkabul tertunda di masa mendatang ada juga doa yang terkabulnya bukan di dunia namun dengan balasan doa di akhirat kelak.

Jadi janganlah berputus asa dalam berdoa. Teruslah berdoa karena berdoa itu akan bisa mendekatkan diri kita kepada Allah. Selain itu, orang yang rajin berdoa itu akan di kasih tempat yang baik di sisi Allah.

Di dalam berdoapun memang kita harus tahu tata cara dan waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa. Supaya doa kita bisa cepat di kabulkan Allah. karena Allah berfirman dalam Al Quran, kalau Allah akan mengabulkan doa orang-orang yang berdoa meminta kepadanya tepatnya di sepertiga malam yang terakhir dan siapa yang memohon ampunan pasti Allah ampuni. karena Allah itu Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang.

Tata cara berdoa:

Dalam keadaan suci dari hadas dan najis.
Sebelum berdoa kita di anjurkan untuk berwudhu. Karena jika kita akan menghadap pada Allah, kita harus dalam keadaan suci dari hadas dan najis.

Berpakaianlah yang rapi.

Berdoa dengan menghadap kiblat.
Setelah berwudhu duduklah bersimpuh dengan menghadap kiblat.

Berdoa dengan mengangkat kedua tangan ke atas
Angkatlah kedua tangan kita sewaktu kita berdoa.

Khusyuk
cobalah untuk khusyuk dan berkonsentrasi. Khusyuk itu tidak memikirkan sesuatu dalam berdoa. Kita harus khusyuk dengan hati yang ikhlas menghadap Allah.

Mengucapkan sholawat
Sebelum berdoa kita di anjurkan untuk bersholawat untuk nabi Muhamad SAW

Memuji Allah dengan membaca tasbih, takbir dan tahmid atau dzikir yang lainnya
Di anjurkan untuk berdzikir sebelum berdoa

Setelah itu, berdoalah sesuai dengan apa yang kita inginkan

Waktu-waktu yang paling mustajab untuk doa:

-Setelah sholat
-Di sepertiga malam yang terkhir
-Malam idulfitri
-Malam idhul adha
-Sebelum sholat jumat di mulai
-Malam maulid nabi
-Hari pertama puasa ramadhan
-Malam lailatul qudar.

Itulah waktu-waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Namun terkabul atau tidaknya doa, kita kembalikan lagi kepada Allah. Yang penting kita sudah berusaha, berdoa dan bertawakal. Semoga kita menjadi orang yang di dekatkan dengan Allah dan tergolong orang-orang yang pandai bersyukur. Semoga Allah akan menjadikan kita orang soleh dan orang bertakwa dan akan menjadi khusnul khotimah di akhir hayat kita. Amin...   

Memahami arti kehidupan di dunia

Add caption


Apa sih sebenarnya tujuan hidup kita?

Kita itu hidup seperti tiga perumpamaan.

Pertama, kita hidup di dunia ibarat orang mengungsi. Kenapa demikian? karena kehidupan di dunia itu bersifat sementara.

Ke dua, kita hidup seperti anak sekolah yang sedang menghadapi test. Kenapa demikian? karena kehidupan kita itu tidak terlepas dari ujian.

Ketiga, kita hidup ibarat orang merantau. Kenapa demikian? karena kita tidak akan selamanya di dunia. Suatu saat kita akan beralih di kehidupan yang kekal yaitu akhirat.

Terkadang setiap manusia itu tidak pernah merasakan kalau sebenarnya kita di dunia hanyalah sebentar saja. Dunia hanyalah seperti pengungsian. Jika kita tidak punya rumah, kita akan tetap di pengungsian.Jika kita sudah mempunyai tempat tinggal yang tetap, kita akan tinggalkan pengungsian itu untuk selama-lamanya.

Sama halnya dunia.Kitapun tidak akan selamanya hidup di dunia.Semua orang pasti akan mengalami kematian.Dan di situlah kita mulai sadar kalau kehidupan dunia bersifat fana.Namun kebanyakan dari manusia, selalu berangan-angan tinggi dan tidak pernah bisa mengendalikan nafsunya. Mereka cuma bisa mementingkan urusan dunia dan mengesampingkan urusan akhirat.

Kehidupan itu ujian.Ujian bukan hanya kesengsaraan saja, namun kebahagiaan dengan mempunyai harta berlimpah itu juga termasuk ujian. Ujian yang bisa menyesatkan kita dan menjerumuskan kita ke lembah maksiat.

Jika anak sekolah nilai akhirnya adalah rapor atau ijasah. Sementara ujian dunia nilai akhirnya adalah hisab neraca keadilan Allah.Siapa orang yang semasa hidupnya dia selalu mengerjakan amal saleh,beriman dan bertakwa, maka nilainya adalah hasil dari perbuatannta sewaktu di dunia. Dan dia akan di beri imbalan berupa surga yang kekal kehidupannya.Dan siapa orang yang semasa hidupnya selalu mengerjakan kemaksiatan dan kejahatan, maka nilainya adalah perbuatan mereka juga. Dan mereka akan mendapatkan balasan berupa tempat tinggal yang buruk(neraka) mereka akan kekal di dalamnya.

Namun banyak di antara kita yang lupa akan mengerti arti kehidupan.Sehingga banyak manusia yang terjerumus ke dalam jurang kemaksiatan.Mereka telah tertipu oleh kemewahan dunia, sehingga mereka melupakan urusan akhirat.
mungkin jarang dari kita orang yang menyadari akan hal itu. Jika ada, mungkin orang itu akan bergerak untuk mengerjakan ibadah dan melakukan amal saleh, dan meninggalkan hal-hal dosanya yang menjerumuskan.